Pada pertemuan di Kalbefarma, dr. Sandy menekankan bahwa pertemuan dengan dokter sebaiknya tidak diwarnai dengan terlalu banyak keluhan, melainkan fokus pada solusi dan penanganan yang tepat. Beliau juga mengingatkan bahwa ada risiko besar dalam penggunaan obat, di mana kasus pasien meninggal akibat pengaruh obat masih bisa terjadi, sehingga kehati-hatian sangat penting. Edukasi tentang cara komunikasi pasien–dokter yang lebih sehat dan transparan menjadi salah satu kunci pencegahan serta penanganan yang efektif.
Topik berikutnya adalah perkembangan terapi sel, yang saat ini terbagi menjadi dua kategori besar: stem cell dan terapi sel imun. Stem cell umumnya diperoleh dari jaringan perinatal atau jaringan di sekitar bayi, sementara terapi sel imun lebih banyak dikembangkan untuk penanganan kanker. dr. Sandy menjelaskan, alasan utama kanker menjadi target terapi sel imun adalah karena penyakit ini terjadi akibat lemahnya sistem imun tubuh. Jika sel imun dibiarkan lemah, mutasi sel akan semakin hebat, terlebih jika ditambah dengan pola hidup yang tidak sehat seperti konsumsi makanan sembarangan dan kebiasaan merokok.
Selain itu, dr. Sandy menyinggung perkembangan tissue technology, yaitu teknologi rekayasa jaringan yang berpotensi menciptakan organ buatan di masa depan. Namun, yang cukup memprihatinkan adalah data dalam tiga tahun terakhir menunjukkan jumlah penderita kanker meningkat hingga tiga kali lipat. Ada dugaan kuat bahwa peningkatan ini dipicu oleh efek jangka panjang Covid-19 serta gaya hidup masyarakat yang semakin tidak terkontrol. Kondisi ini mempertegas urgensi pencegahan sejak dini dan inovasi teknologi kesehatan untuk masa depan.
Rangkuman Poin Penting
- Ketika bertemu dokter, kurangi sikap terlalu banyak mengeluh.
- Risiko obat: pasien bisa meninggal akibat pengaruh obat → perlunya kehati-hatian.
- Terapi sel terbagi dua: stem cell dan terapi sel imun.
- Terapi sel imun banyak digunakan untuk penanganan kanker.
- Kanker terjadi karena sel imun melemah, diperparah gaya hidup buruk (makanan tidak jelas, merokok).
- Stem cell diperoleh dari jaringan perinatal (sekitar bayi).
- Tissue technology: teknologi untuk membuat organ buatan.
- Dalam 3 tahun terakhir, angka penderita kanker meningkat 3x lipat.
- Dugaan penyebab: efek pasca Covid-19 dan gaya hidup tidak sehat.
Follow up penting saya pribadi kedepannya :
- Pertarungan dengan sosmed di malam hari sebelum tidur, sangatlah penting, oleh karena itu mesti di atur benar benar, beliau sendiri tidur jam 11 malam dan bangun jam 5, mengakui tidurnya kurang gara-gara hal tersebut. Ini membuktikan para dokter dan enginer di kantor sosmed sudah berhasil mengubah behavior manusia dengan teknik-teknik tertentu
- Tidur adalah prioritas utama bagi kesehatan, maka dari itu saya akan meningkatkan kualitas tidur dan disipin tidurnya seperti jam 10 sudah tanpa hp dan tidur
- Terus jaga kesehatan dengan meningkatkan masa otot karena itu adalah cara mengurangi resiko kanker, didalam tubuh apabila ada otot, organ tersebut akan mengeluarkan cairan/enzim untuk mematikan sel kanker kemudian sel otot ini menguatkan antibodi tubuh yang mencengah kanker (kalau antibodi lemah maka saat menyerah sel tidak biasa/benda asing, antibodi tersebut akan mati dan membuat sel kanker tambah kuat dan banyak, makanya penting sekali disini untuk memiliki anti body yang kuat -> otot yang kuat -> mindset tangguh -> ilmu yang bagus.

Leave a comment