📍Perjalanan 25 Juli 2025 – Kintamani ➡ Panglipuran ➡ Ubud
Kemarin adalah hari yang sangat menyenangkan dan penuh cerita! 😄✨
Di tanggal 25 Juli 2025, hari Jumat, kami memulai pagi dari Kintamani, lalu mampir ke sebuah café dengan pemandangan indah (kalau nggak salah namanya Tegukopi Kintamani, bisa dicek di Google ya, view-nya cakep banget!).
Setelah itu, kami melanjutkan perjalanan ke Desa Adat Panglipuran, salah satu desa terbersih di dunia 🌿. Di sana kami habiskan waktu sekitar satu jam. Suasananya damai, rumah-rumah tertata rapi, dan terasa banget nuansa adat Bali-nya.
Lanjut sore hari kami menuju Ubud. Perjalanan ke sana cukup menantang, karena jalan naik turun dan beberapa titik macet. Tapi semua itu terbayar saat malam menginap di Hotel Gentari Ubud (kalau nggak salah namanya Gentari, bisa dikonfirmasi ya). Tempatnya tenang dan nyaman banget buat istirahat.
Salah satu momen paling seru adalah saat kami menyewa pakaian adat Bali! 😍
Kami foto-foto dan merasakan sendiri aura budaya Bali yang begitu kuat. Uniknya, setiap pagi warga lokal meletakkan sesajen bunga dan membakarnya di depan pura atau rumah mereka. Tradisi ini sederhana tapi menyentuh — penuh makna spiritual dan rasa syukur. 🌸🔥
Sebelum tiba di hotel, kami sempat makan malam di Bebek Tepi Sawah Ubud. Walau tak benar-benar berada di pinggir sawah, tempatnya menyenangkan. Ada ukiran patung bebek sebagai ikon. Makanannya juga berkesan: tahu goreng dan pisang goreng ukuran jumbo! 🍌🍽️ Ditambah dengan ayam berkuah yang gurih banget.
🛣️ Tips Perjalanan ke Ubud:
- Pilih jalur kiri saat macet, biasanya lebih lancar.
- Hindari jalur motor yang terlalu menanjak, apalagi kalau boncengan.
- Waspada dan hati-hati ya, karena jalanan bisa sempit dan penuh tanjakan.
Secara keseluruhan, ini salah satu perjalanan paling berkesan di Bali. Budaya, alam, dan makanannya semuanya menyatu jadi pengalaman yang luar biasa 🙏🌺
Leave a comment