Baik Mas Fris, aku akan bantu jelaskan hasil tes DISC yang tadi Mas bagikan. Dari tabel dan grafiknya, terlihat bahwa tes ini menggunakan 3 perspektif:

  1. Graph 1 (Most / Mask Public Self) → Bagaimana Mas tampil di depan umum, cara menyesuaikan diri agar diterima.
  2. Graph 2 (Least / Core Private Self) → Diri inti atau jati diri ketika sedang santai, tanpa tekanan.
  3. Graph 3 (Change / Mirror Perceived Self) → Cerminan bagaimana lingkungan mempersepsikan perubahan atau tekanan terhadap diri Mas.

Mari kita jabarkan satu per satu secara detail dan kemudian aku rangkai dalam analisis panjang (≥900 kata).


1. Gambaran Umum DISC

DISC adalah model kepribadian yang dibagi ke 4 dimensi:

  • D (Dominance): fokus pada hasil, tegas, cepat mengambil keputusan.
  • I (Influence): ramah, persuasif, energik, suka membangun relasi.
  • S (Steadiness): sabar, konsisten, setia, stabil.
  • C (Compliance / Conscientiousness): teliti, perfeksionis, berorientasi aturan dan kualitas.

Tidak ada tipe yang “lebih baik” atau “lebih buruk”. Semua punya kelebihan dan risiko, tergantung konteks.


2. Hasil Graph 1 – Mask Public Self

Hasil di grafik pertama menunjukkan:

  • C sangat tinggi (sekitar 6) → Saat tampil di depan umum, Mas menampilkan diri sebagai orang rapi, disiplin, teratur, dan sangat peduli detail. Orang lain melihat Mas perfeksionis, menjaga standar, dan suka memastikan pekerjaan benar.
  • S rendah (sekitar -4) → Mas cenderung tidak ingin terlihat lambat atau terlalu santai. Di depan orang lain, Mas bisa tampak lebih cepat, tegas, bahkan agak keras agar tidak dianggap lembek.
  • D & I cenderung negatif → Menunjukkan bahwa di depan umum Mas tidak terlalu menonjolkan sisi agresif (D) atau sisi banyak bicara/rame (I). Lebih memilih tampak serius, profesional, dan fokus ke kualitas kerja.

👉 Artinya, di depan orang banyak, Mas ingin dilihat sebagai orang yang terstruktur, logis, dan menjaga standar tinggi. Bisa jadi ini adalah strategi agar orang lain percaya pada hasil kerja Mas.


3. Hasil Graph 2 – Core Private Self

Di grafik inti (private self), terlihat:

  • C tetap tinggi (sekitar 4) → Memang karakter inti Mas adalah teliti, disiplin, tidak suka sembarangan. Jadi bukan sekadar topeng, memang dasarnya begitu.
  • I cukup tinggi (2–3) → Di dalam diri, Mas sebenarnya senang berinteraksi, dekat dengan orang lain, bisa ramah dan hangat.
  • S moderat (1–2) → Mas bisa stabil dan setia, meskipun tidak selalu super sabar. Ada dorongan ingin cepat, tapi tetap ada sisi konsisten.
  • D relatif rendah (0–1) → Artinya Mas bukan tipe dominan agresif, lebih suka pendekatan persuasif daripada memaksa.

👉 Kesimpulannya, secara pribadi Mas Fris adalah orang analitis, perfeksionis, tapi juga punya sisi ramah dan fleksibel. Tidak kaku seperti di depan umum, lebih hangat dan bisa diajak santai.


4. Hasil Graph 3 – Change / Mirror Perceived Self

Di grafik perubahan:

  • C tetap dominan (tinggi sekitar 6) → Tekanan atau perubahan membuat Mas makin menekankan kontrol, aturan, dan ketelitian.
  • S negatif (-2) → Di saat perubahan, Mas kurang sabar, lebih reaktif, dan bisa tidak suka menunggu.
  • D mendekati 0 → Mas tidak beralih jadi sangat dominan/agresif, tapi juga tidak pasif.
  • I sedikit positif (sekitar 0–1) → Mas masih mencoba menjaga komunikasi meski dalam tekanan.

👉 Artinya, ketika menghadapi perubahan atau stres, Mas menjadi lebih perfeksionis, mengontrol, dan bisa terlihat keras pada detail kecil. Bisa jadi tim merasa Mas “cerewet” atau terlalu kritis ketika ada masalah.


5. Analisis Perbedaan Antar Grafik

  • Konsistensi C → Di semua grafik, “C” selalu tinggi. Ini ciri khas utama Mas Fris: detail, teliti, ingin kualitas terbaik, menjaga standar.
  • Perbedaan S → Di depan umum (Graph 1) dan dalam tekanan (Graph 3), S sangat rendah. Artinya Mas tidak suka terlihat lambat, terlalu lembut, atau stagnan. Tetapi secara pribadi (Graph 2), Mas masih bisa bersikap cukup sabar.
  • I naik turun → Secara pribadi Mas suka bersosialisasi, tapi di depan umum Mas memilih menahan diri agar terlihat serius.
  • D relatif netral → Mas bukan tipe dominan yang keras, tapi juga tidak pasif. Ini membuat Mas fleksibel dalam memimpin.

6. Implikasi dalam Kehidupan & Pekerjaan

  1. Dalam bisnis & kepemimpinan
    Mas Fris akan terlihat sebagai pemimpin perfeksionis, disiplin, dan menjaga standar. Namun kadang bisa dianggap kurang sabar oleh tim, terutama jika mereka bekerja lebih lambat dari ekspektasi.
    👉 Saran: Gunakan standar tinggi sebagai kekuatan, tapi imbangi dengan komunikasi hangat agar tim tidak merasa ditekan.
  2. Dalam hubungan sosial
    Sebenarnya Mas punya sifat ramah, ingin dekat dengan orang, tapi kadang orang melihat Mas terlalu serius.
    👉 Saran: Sesekali tunjukkan sisi humor/ramah di depan umum agar orang merasa lebih dekat.
  3. Dalam pengambilan keputusan
    Mas lebih condong ke analisis data, logika, dan detail daripada intuisi atau “feeling”.
    👉 Kelebihan: keputusan akurat dan minim kesalahan.
    👉 Kekurangan: bisa terlalu lama menganalisis (overthinking).
  4. Dalam menghadapi tekanan
    Mas cenderung meningkatkan standar detail, bahkan bisa jadi cerewet.
    👉 Saran: Sadari kapan perfeksionisme membantu dan kapan justru menghambat (misalnya dalam delegasi tugas).

7. Kekuatan Utama Mas Fris

  • Perfeksionis positif → Selalu ingin hasil terbaik, bukan asal selesai.
  • Disiplin & konsisten → Tidak mudah goyah oleh lingkungan.
  • Analitis & teliti → Jarang membuat kesalahan karena detail diperhatikan.
  • Ramah secara pribadi → Bisa membangun hubungan baik jika dibuka.

8. Potensi Tantangan

  • Kurang sabar terhadap orang lambat → Bisa terlihat keras atau terlalu menuntut.
  • Perfeksionisme berlebihan → Bisa menghambat kecepatan kerja, terutama dalam bisnis yang butuh eksekusi cepat.
  • Menahan sisi ramah di depan umum → Orang mungkin melihat Mas lebih dingin daripada sebenarnya.

9. Tips Pengembangan Diri

  1. Delegasi dengan jelas
    Gunakan standar tinggi (C) tapi jelaskan dengan Definition of Done agar tim paham, tidak hanya merasa “dituntut”.
  2. Latih kesabaran (S)
    Sadari bahwa tidak semua orang bisa bekerja secepat ekspektasi Mas. Fokus pada kemajuan, bukan hanya kesempurnaan.
  3. Tunjukkan sisi ramah (I)
    Secara pribadi Mas ramah, tapi di depan umum kadang terlalu serius. Mulai tunjukkan sedikit humor, senyum, atau komunikasi ringan untuk menyeimbangkan image.
  4. Kelola perfeksionisme
    Tanyakan pada diri: “Apakah detail ini benar-benar penting?” Jika tidak, lebih baik dilepas agar waktu dan energi bisa fokus ke hal strategis.
  5. Gunakan kelebihan C untuk branding bisnis
    Citra perfeksionis dan menjaga kualitas bisa jadi USP (Unique Selling Proposition) PPL → “Toko dengan kualitas layanan paling rapi, detail, dan terpercaya.”

10. Kesimpulan

Mas Fris adalah seorang C-I dengan dominasi Conscientiousness (C) yang tinggi, artinya perfeksionis, teliti, menjaga standar, dan ingin hasil berkualitas. Sifat ini konsisten baik di depan umum, dalam diri pribadi, maupun ketika menghadapi perubahan. Namun, grafik juga menunjukkan S rendah dalam tekanan, artinya Mas bisa terlihat keras atau tidak sabar.

Dengan kombinasi ini, Mas sangat cocok sebagai pemimpin bisnis yang menekankan kualitas, integritas, dan profesionalitas. Tantangan terbesarnya adalah menyeimbangkan perfeksionisme dengan fleksibilitas agar tim merasa nyaman, serta berani menampilkan sisi ramah dan hangat yang sebenarnya Mas miliki.


👉 Jadi secara ringkas: Mas Fris adalah sosok perfeksionis visioner yang menjaga standar tinggi, punya sisi ramah pribadi, tapi perlu mengatur perfeksionisme agar tidak membebani diri dan tim.

Grafic singkat dan rangkuman dalam satu lembar.

Leave a comment

Quote of the week

“Tugas kecil akan memakan waktu seharian jika kita izinkan. Tapi target besar dengan deadline? Ia memaksa fokus, kecepatan, dan pertumbuhanmu”

~ Parkinson’s Law